PENDAHULUAN
Pendidikan berbasis komputer maupun jaringan berbasis Information and Communication Technology (ICT) atau Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di era globalisasi sudah merupakan kebutuhan yang mendasar. Infrastruktur dan budaya TIK merupakan syarat utama dalam memacu perkembangan TIK di antara pelaku TIK, termasuk penyedia, perancang, dan pemakai TIK. Pendidikan yang diselenggarakan berbasis komputer (computer-based education), merupakan alat interaksi manajemen dan administrasi pendidikan, yang dapat digunakan baik oleh dosen maupun oleh administrator. Tahap berikutnya adalah computer-assisted learning, di mana program-program tutorial dan simulasi komputer sebagai program “stand alone” dapat digunakan di komputer mana saja oleh siswa. Sementara itu, e-supported education menawarkan pemanfaatan teknologi informasi, biasanya berbasis jaringan lokal (local area network) untuk ruang lingkup yang lebih luas, misalnya basis data mahasiswa, basis data perpustakaan, basis data administratif, dll. yang saling berhubungan satu sama lain.
E-learning merupakan perluasan dari e-supported education, sebab e-learning menawarkan pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pembelajaran maupun manajemen pembelajaran berbasis jaringan (wide area network, internet). Jika e-learning berfokus pada satu atau beberapa mata kuliah dengan system delivery berbasis jaringan, maka Virtual/Cyber University menawarkan pemanfaatan teknologi informasi untuk mengelola satu universitas dan menyelenggarakan pendidikan dalam satu universitas. Consortium merupakan jaringan beberapa perguruan tinggi atau pihak yang berminat untuk menawarkan satu program pendidikan yang berbasis teknologi informasi. Dalam Consortium, masing-masing pihak bergabung berdasarkan keunggulannya masing-masing untuk mencapai tujuan bersama.
Seluruh sistem diatas, tidak akan bisa berfungsi dengan baik dan mencapai tujuannya apabila tidak didukung dengan sarana dan prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi, utamanya dari segi SDM yang akan menjaga infrastruktur tersebut.
Karena kekhususan perangkat yang dimanfaatkan untuk program E-learning, maka dibutuhkan pendidikan dan pelatihan (diklat) khusus kepada SDM yang akan menangani pengelolaan infrastruktur TIK.
TUJUAN DAN SASARAN
Tujuan
Tujuan dari training ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan SDM pengelola Infrastruktur TIK untuk Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh. Secara khusus, program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para teknisi TIK pada SEAMOLEC Mitra150 dan Mitra500, agar mereka dapat:
- mengenal infrastruktur Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh serta fitur-fiturnya;
- memanfaatkan komputer untuk mengelola informasi;
- menulis laporan dan menyebarkan informasi melalui media blog;
- menginstalasi perangkat pendukung SEA EduNet;
- menginstalasi dan mengadministrasi server pendukung Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, utamanya dengan menggunakan sistem Multicast;
- menginstalasi perangkat pendukung Video Converence;
- mengatur komponen pendukung video converence (misal ruangan, pencahayaan, dan tata letak)
Sasaran
Sasaran dari pelatihan ini tersedianya teknisi yang mampu:
- memanfaatkan komputer untuk mengelola informasi;
- menginstalasi dan mengadministrasi perangkat SEA EduNet;
- menginstalasi dan mengelola video converence.
METODE PELATIHAN
Kegiatan pelatihan ini menggunakan metode ceramah disertai tanya jawab, diskusi dan kerja kelompok, serta praktik.
CAKUPAN MATERI
Pelatihan ini meliputi materi sebagai berikut:
- KKPI
- Pembuatan Blog
- Instalasi Perangkat SEA EduNet
- Instalasi dan Administrasi Server Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh
- Instalasi Perangkat Video Converence
DESKRIPSI MATERI
- Pengenalan terhadap program Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh
Sesi ini memberikan informasi mengenai program Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh serta instrastruktur TIK yang dibutuhkan untuk melaksanakan program tersebut. Pada sesi ini juga akan diinformasikan mengenai peran dan fungsi teknisi didalam penyelenggaraan program. - Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi
Pada sesi ini, pengetahuan KKPI dari seluruh peserta akan disegarkan kembali dengan pembahasan pengetahuan dasar komputer. - Pembuatan Blog
Sesi ini akan menuntun seluruh peserta untuk mengenal blog dan membuat blog masing-masing yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk memberikan laporan serta untuk saling membagi pengetahuan. - Instalasi Perangkat SEA EduNet
Sesi ini akan memberikan latihan pemasangan perangkat SEA EduNet yang terdiri atas parabola dan kelengkapannya, DVB Receiver dan instalasi PC yang akan menjadi router. Pada sesi teori, akan dibahas mengenai konsep Multicast dan IPv6 yang merupakan standar dasar SEA EduNet - Instalasi dan Administrasi Server Pendukung PJJ
Pada sesi ini akan dipelajari mengenai instalasi sistem operasi dan aplikasi web server, radio server dan server lainnya yang akan mendukung program PJJ. Juga akan diberikan materi mengenai interkoneksi antara perangkat SEA EduNet dengan server yang dikembangkan - Instalasi Perangkat dan pengaturan pelaksanaan video converence
Sesi ini mengkhususkan kepada pelatihan untuk instalasi perangkat video converence serta pengaturan kepada aspek-aspek pendukung video converence tersebut, misal pencahayaan, kondisi ruangan, posisi kamera dan lain-lain.
PESERTA
Peserta pelatihan adalah:
- teknisi pelaksana program PJJ, mampu mengoperasikan komputer dan memahami sistem jaringan;
- ditugaskan oleh instansinya.
HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA
Hak Peserta
- Akomodasi dan konsumsi yang layak selama mengikuti pelatihan
- Bantuan pelayanan dari panitia
Kewajiban Peserta
- Memenuhi persyaratan pelatihan
- Mengikuti seluruh kegiatan pelatihan dan mengisi daftar hadir yang disediakan untuk setiap kegiatan
- Mengisi evaluasi form yang akan dibagikan setiap akhir sesi
- Memakai name tag selama kegiatan pelatihan
INSTRUKTUR DAN FASILITATOR
Pelatihan ini akan melibatkan instruktur, fasilitator dengan kualifikasi memiliki wawasan tentang proses pembelajaran, serta keterampilan sesuai dengan topik pelatihan. Juga ditambah dengan 1 orang teknisi sebagai trouble shooter.
WAKTU DAN TEMPAT
Pelatihan ini akan dilaksanakan selama 6 hari – pola 30 jam pelatihan tatap muka dan 42 jam kerja mandiri
Tempat penyelenggaraan pelatihan harus mempunyai fasilitas pendukung berupa perangkat komputer yang terhubung dengan internet, printer, LCD Projector, ruangan sekretariat panitia, serta alat-alat tulis kantor untuk peserta.
EVALUASI DAN SERTIFIKASI
Evaluasi atas jalannya pelatihan akan dilakukan di setiap akhir sesi dan di akhir kegiatan pelatihan. Evaluasi difokuskan pada penyelenggaraan dan substansi pelatihan. Hasil dari evaluasi digunakan untuk meningkatkan kinerja dan hasil pelatihan di masa mendatang.
Evaluasi terhadap hasil kerja peserta pelatihan didasarkan pada persyaratan penilaian sebagai berikut:
- 80% kehadiran;
- Penyelesaian tugas, baik pada waktu pelatihan maupun tugas mandiri yang harus diselesaikan dalam waktu 1 (satu) bulan setelah pelatihan;
- Partisipasi aktif selama pelatihan;
- Kualitas hasil kerja.
Sertifikat akan diberikan kepada peserta yang telah memenuhi persyaratan tersebut. Sertifikasi sangat bergantung pada penyelesaian tugas dan kualitas tugas peserta.
13 Mei, 2008 pukul 4:51 pm
Bapak Admin yang terhormat,
Saya sangat berminat dengan kegiatan Mitra500 ini, akan tetapi secara detail saya baca dari informasi di atas kok tidak mencantumkan secara jelas pelaksanaan kegiatannya.
Mohon bagi kami yang berminat seperti ini, bagaimana cara mendaftarnya.
15 Mei, 2008 pukul 10:06 pm
Tulisan ini merupakan panduan secara umum untuk kegiatan pelatihan yang akan dilaksnakan. Masalah jadwal pelaksanaan akan diiformasikan kemudian.
Untuk pendaftaram Mitra150 dan Mitra500, dapat dilihat pada situs http://www.seamolec.org