Menyenangkan bisa keliling dan bertemu secara langsung kawan-kawan pelaku ICT di daerah, melelahkan karena jaraknya lumayan jauh.
1. Dinas Pendidikan Kota Malang
Kamis, 17 April 2008
Jumlah Peserta 99 orang
Tempat : Aula Dinas Pendidikan Kota Malang
Acara dibuka oleh Kasubdin TK SD yang menekankan bahwa para Kepala Sekolah diwajibkan tidak gaptek di bidang teknologi informasi
Hal yang menarik dari pertanyaan peserta adalah tentang lagalitas pelaksanaan PJJ PGSD dan permohonan koneksi internet untuk daerah-daerah pinggiran kota yang belum terjangkau mengingat coverage area kota malang sudah cukup luas
Sekolah yang siap tergabung dnegan mitra 500 selain SMK ICT Center juga direkomendasikan oleh Ibu Kasubdin TK SD sekolah sebagai KKG dan memiliki laboratorium komputer
2. Dinas Pendidikan Kab.Malang
Jum’at 18 April 2008
Peserta 41 orang
Terdiri dari 33 SD penerima DAK per kecamatan , 9 sekolah client scholnet
Tempat : Pendopo Dinas Pendidikan Kab.Malang
Acara dibuka oleh Kasubdin Perencanaan yang berpesan bahwa TIK menjadi prioritas dalam kegiatan di lingkungan dinas pendidikan
Diharapkan setiap personal senang melakukan pekerjaan yang mengunakan TIK berbasis web
Guru menerapkan e-learning dalam proses pembelajaran, ada asistensi di sekolah2 SBI SNI
Kantor menerapkan e-administarsi dalam pendataan
3. Blitar
Sabtu 19 April 2008
A. Dinas Pendidikan Kota Blitar
Jumlah peserta 60
Tempat : Aula Dinas Pendidikan Kota Blitar
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar yang berpesan bahwa untuk memanfaatkan TI harus dimulai dari diri sendiri dan dari hal yang sederhana.
Peserta menanyakan perbedaa antara kelas jauh dan pendidikan jarak jauh. Selain hal tersebut juga mengharapkan peran ICT Center dalam memfasilitasi koneksi internet saat mahasiswa melaksanakan proses kuliah mandiri. Sedangkan ICT Center telah siap bergabung dengan mitra 500, menanyakan tentang kestabilan koneksi jardiknas
B. Dinas Pendidikan Kab.Blitar
Jumlah peserta 60 orang
Terdiri dari 35 SD 24 SMP 1 SMK
Tempat : Aula PGRI Dinas Pendidikan Kab.Blitar
Acara dibuka oleh Kasubdin Perencanaan Kab. Blitar
Peserta menanyakan tentang legal formal pelaksanaan S1 PGSD menggunakan sistem PJJ dan perbedaan antara kelas jauh dan pendidikan jarak jauh. Selain hal tersebut juga mengharapkan peran ICT Center dalam memfasilitasi koneksi internet saat mahasiswa melaksanakan proses kuliah mandiri dan membutuhkan semacam ICT Center karena kondisi geografis yang sangat tidak memungkinkan bila hanya dilaksanakan hanya 1 ICT Center saja. Sedangkan ICT Center telah siap bergabung dengan mitra 500, koneksi internet perlu difikirkan mengingat telah memiliki client yang cukup besar dan kesiapan infrastruktur
4. Kediri
Senin, 21 April 2008
A. Kota Kediri
Jumlah peserta 124 orang
Terdiri dari 65 SD 20 SMP 21 SMA 17 SMK
Tempat : Aula Dinas Pendidikan Kota Kediri
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri untuk memanfaatkan ICT semaksimal mungkin untuk meningkatkan ketrampilan
Antusiasme peserta sangat nampak terlihat dari keaktifan peserta dalam sesi tanya jawab yang menanyakan lebih detail tentang implementasi penerapan teknologi informasi dalam proses pembelajaran dan tentang sistem perkuliahan dalam pgrogram PJJ PGSD. Beikut ini beberapa hal yag menjadi topik interaksi peserta, yaitu tentang NUPK yang menjadi persyaratan bagi penerima beasiswa padahal masih ada guru yang belum memiliki diharapkan NUPTK dapat bermanfaat tidak hanya secara teori dan jangan sampai mengganggu guru yangakanmelanjutkan kuliah.
Selama ini pengelolaan client ICT Center Kota Kediri belum berjalan seperti yang diharapka oleh sekolah-sekolah client dan Dinas Pendidikan. Ada wacana dari client dan Dinas Pendidikan untuk memindahkan ICT Center.
B. Kab. Kediri
Jumlah peserta 94 orang
Tempat : Aula Dinas Pendidikan Kab.Kediri
Acara dibuka oleh Kasubdin TK SD
Peserta menanyakan kenyataan di lapangan masih banyak kelas jauh diharapkan Dinas Pendidikan menindak tegas.Selain itu bagaimana menyikapi adanya mahasiswa PJJ PGSD tetapi di lingkungannya tidak ada koneksi yang mendukung
5. Kab. Jombang
Senin, 28 April 2008
Jumlah peserta 120 orang
Terdiri dari 100 SD 13 SMP 5 SMA 2 SMK
Tempat : Aula Dinas Pendidikan Kab.Jombang
Acara dibuka oleh Kasubdin TK SD
Kab. Jombang selama ini telah melaksanakan program S1 PGSD baik melalui provider UPBJJ UT dan S1 PJJ PGSD melalui provider Universitas Muhammadiyah Malang
Beberapa SD telah terkoneksi internet melalui schoolnet dan mandiri, diharapkan lebih banyak guru yang mengikuti PJJ PGSD.
Berkunjung ke ICT Center SMKN 3 Jombang. Waktu menunjuk pukul 15.00 Wib. Sehabis acara Sosialisasi kami berkunjung ke ICT Center Kab Jombang.
Ditemui Bapak Rofiq, kemudian bersama Kepala Sekolah Pak Isdarmanto. Setelah cerita ke sana kemari mulailah kita men sosialisasikan mitra 500. Kemudian di panggilkan Bapak Mudhofar dan Bapak Gatot (Guru SMKN 3 Jombang). Yah akhirnya bertambah pembicaraan mengenai ICT Center karena beliau yang bertanggungjawab. Sehingga cerita hingga fasilatas hingga koneksi yang ada dan koneksi internet yang sudah dimanfaatkan untuk PJJ S1 PGSD.
Tak terasa udah hampir jam 17.00 Wib. Kita langsung mohon diri pamit melanjutkan perjalanan.
6. Dinas Pendidikan Kab.Tulungagung
Selasa, 29 April 2008
Jumlah peserta
Terdiri dari 134 SD 10 MI 60 SMP 8 SMA 3 SMK
Tempat : Aula SMKN 2 Boyolangu, Tulungagung
Sambutan Kepala Dinas
Kebijakan pendidikan yg ada dilaksanakan di Tulungagung adalah dalam bentuk wajib belajar, pembangunan unit sekolah baru, ruang kelas dan beasiswa kpd siswa dan guru. Peningkatan mutu pendidikan disamping pemerataaan bertahap dan terus menerus ditingkatakan mutu pendidikan dan standar nasional dan percepatan kualifikasi guru s1 d4 dan perkembangan ict. Dinas pedidikan bekerjasama dg prop jatim, depdiknas terselengara workshop ini
Memasuki abad 21 tugas pendidik semakin berat harus menyesuaikan dan menghadapi tantangn dan tuntutan lingkungan yg bersifat lokal dan global sementara kondisi kultur bangsa di bidang iptek memang jauh masih tertinggal oleh karena itu hanya mll perjauangan yg keras spt hari ini paling tdk dapat mempersempit jarak ketertinggalan iptek dg bangsa lain. Usaha ini sia-sia bila hanya mengandalkan regulasi tanpa adanya inovasi
Tantangan multikomplek dlm pemikirian pendidikan adlh melakaskan inovasi pendidikan
Diharapkna bersinergi bersama utk meningkatkan mutu pendidikan dg bekerjasama dg pt.telkom dlm psb maupun koneksi internet
Keaktifan peserta terlihat dari beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan pelaksanaan program PJJ PGSD anatara lain tentang alih status dari D2 ke S1 PGSD, guru SD yang sudah S1 tetapi bukan PGSD, dan adanya statement ijasah non PGSD tidak diakui serta biaya perkuliahan PJJ PGSD dan memohon kepada Dikti untuk tegas dan tidak membiarkan PT yang tidak resmi berkeliaran di daerah.
Sedangkan yang berhubungan dengan implemantasi TI adalah tentang kriteria sekolah yang akan tergabung dengan Mitra 500, mengharap adanya beberapa ICT Center dan tentang biaya akses internet yang dirasa masih memberatkan sekolah
9 Mei, 2008 pukul 10:53 am
Di Kota Madiun, ICT center SMK1 Madiun siap mergabung dengan mitra500, dengan tv e madiun yang sudah mengudara. dan ruang multimedia.
kalau pjj dilaksanakan ictr ctsmkn1 siap membantu